Alasan Penahanan di Bea Cukai Saat Kirim Barang ke Singapura

Alasan Penahanan di Bea Cukai Saat Kirim Barang ke Singapura

Untuk Anda yang ingin atau sedang melakukan pengiriman barang ke Singapura, perlu diketahui bahwa ada perbedaan aturan pengiriman. Ya, saat Anda hendak kirim barang ke Singapura, maka Anda perlu tahu bahwa ada aturan mengenai bea cukai yang harus dipahami dengan baik. Aturan bea cukai ini menyangkut tentang arus masuk barang serta pajak yang akan diterima oleh negara.

Nah, berbincang tentang aturan bea cukai, terkadang ada kasus di mana barang yang dikirim akan ditahan di bea cukai karena disinyalir adanya masalah terkait tersebut. Tentu, jika hal ini terjadi, maka akan ada kerugian yang diterima oleh pengirim atau penerima, terutama karena barang tidak kunjung sampai di tujuan serta kemungkinan adanya denda yang akan didapatkan.

Perlu diketahui bahwa ada beberapa alasan kenapa barang yang dikirim tertahan di bea cukai. Tentu, demi kehati-hatian saat hendak mengirim barang ke Singapura, Anda perlu mengetahui apa saja alasan penahanan barang di bea cukai tersebut.

Beberapa alasan umum kenapa barang yang dikirim ke Singapura bisa tertahan di bea cukai adalah sebagai berikut:

  • Consignee tidak berpengalaman

Salah satu alasan kenapa barang Anda tertahan di bea cukai saat proses pengiriman ke Singapura adalah karena consignee yang tidak berpengalaman. Consignee sendiri merupakan seseorang yang dipercaya guna menangani perihal pengiriman yang akan dilakukan.

Nah, dia lah yang akan mengatur segala administrasi, termasuk pengurusan berbagai dokumen yang akan diperlukan selama proses pengiriman, terutama untuk pengiriman barang dengan volume besar. Seringkali, consignee yang tidak berpengalaman menjadi biang penahanan dikarenakan urusan administrasi yang tidak kunjung selesai.

  • Forwarder yang kurang bertanggung jawab

Meskipun forwarder seringkali digunakan dalam impor barang yang masuk ke Indonesia, namun sebenarnya forwarder juga digunakan dalam pengiriman barang dari Indonesia ke luar negeri, termasuk ke Singapura. Nah, alasan lain kenapa produk atau barang yang Anda kirimkan ke Singapura tertahan di bea cukai adalah forwarder yang tidak bertanggung jawab.

Dalam hal ini, bisa dikatakan peran forwarder sangat penting karena akan menghubungkan Anda dengan tujuan pengiriman barang. Kesalahan terjadi ketika forwarder yang tidak bertanggung jawab ini tidak memberitahukan perihal dokumen wajib yang harus disediakan untuk pengurusan di bea cukai.

Nah, dengan kasus tersebut, maka nantinya urusan administrasi dari barang yang Anda kirimkan tidak akan selesai. Tentu, efeknya adalah barang yang Anda kirimkan akan tertahan di bea cukai hingga pengurusan selanjutnya.

  • Pemeriksaan jalur merah

Pihak bea cukai akan memberlakukan beberapa pemeriksaan terkait pengiriman dan kedatangan barang. Pemeriksaan ini tentu saja dilakukan untuk menekankan aspek legalitas dari arus keluar dan masuk barang dari dan ke luar negeri.

Selain itu, pemeriksaan juga bertujuan untuk menghindari adanya barang terlarang yang dikirimkan atau masuk. Sebagaimana diketahui, setiap negara termasuk Singapura, memiliki aturan terkait barang apa saja yang boleh dikirimkan. Barang yang termasuk dangerous goods tentu akan ditahan di bea cukai.

Nah, pemeriksaan jalur merah sendiri merupakan pemeriksaan fisik dari barang yang hendak dikirimkan. Selain untuk memastikan kesesuaian barang yang dikirimkan, pemeriksaan ini juga bertujuan untuk melakukan verifikasi pada kelengkapan barang. Jika ternyata dari pemeriksaan ini ada masalah, maka barang yang dikirimkan akan ditahan.

Beberapa poin di atas adalah hal penting yang sebaiknya dipahami sebelum kirim barang ke Singapura agar barang Anda tidak ditahan. Nah, untuk pengiriman ke Singapura, Anda bisa menggunakan layanan Kilo.id yang tentu siap memberikan bantuan perihal pengurusan di bea cukai.